Langsung ke konten utama

KETERBATASAN MANUSIA‎ & ALLAH YANG TAK TERBATAS

Roma 11:33-34
O, alangkah dalamnya kekayaan, hikmat dan pengetahuan Allah ! Sungguh tak terselidiki keputusan-keputusanNya dan sungguh tak terselami jalan-jalan-Nya!
Sebab, siapakah yang mengetahui pikiran Tuhan? Atau siapakah yang pernah menjadi penasihat-Nya? 

“Komputer kami sedang hang...” itu sering terlontar ketika komputer macet, "tak bisa lagi memberi respons apa-apa,‎
mungkin program yang di jalankan terlalu banyak atau berat."
Itulah kalimat yang terkadang di pakai orang untuk menggambarkan bahwa mereka sedang tak bisa berpikir lebih jauh, ‎mungkin karena terlalu lelah atau kurang istirahat
Kondisi “hang” mengingatkan kita bahwa teknologi secanggih apapun dan manusia sepandai apapun ada batasnya, namun‎ TUHAN tidak terbatas.
Pemazmur katakan bahwa :
Dan bagiku, betapa sulitnya pikiran-Mu, 
ya Allah ! Betapa besar jumlahnya! (Mazmur 139:17)

Bagaimana mungkin manusia memahami DIA yang “tak terhingga” & "tak terbatas"?
Besarlah Tuhan kita dan berlimpah kekuatan, kebijaksanaan-Nya tak terhingga. 
Kita seringkali frustrasi dengan waktu yang sempit dan tanggung jawab yang banyak. Kita tidak tahu bagaimana menyikapi relasi yang rusak sementara kasih dan kesabaran kita sangat terbatas.
Kita tidak maha hadir, otak kita tidak maha tahu. Namun mana yang lebih sering kita andalkan ? Diri kita, sesama manusia, teknologi atau TUHAN yang tak terhingga'kah ?
Sungguh kita perlu senantiasa ingat bahwa betapa hebat dan tak terbatasnya TUHAN kita itu.

Apa yang perlu kita perbuat dengan berita-berita dunia yang semakin mengerikan ?
Baik pernyataan PBB bahwa masa depan kita yang gelap atau pun tanggal
22 Oktober ini dikatakan bakal akan ada benda angkasa yang akan menabrak bumi ini?
Apakah kita perlu ikut takut dan khawatir?
Lalu apa yg bisa kita buat kalau pun itu benar-benar akan terjadi ?

(Maz.91:9-11,14-15)
Sebab TUHAN ialah tempat perlindunganmu, Yang Mahatinggi telah kaubuat tempat perteduhanmu, 
malapetaka tidak akan menimpa kamu, 
dan tulah tidak akan mendekat kpd kemahmu; sebab malaikat-malaikat Nya akan diperintahkan-Nya kepadamu untuk menjaga engkau di segala jalanmu. 
"Sungguh, hatinya melekat kepada-Ku, maka Aku akan meluputkannya, Aku akan membentenginya, sebab ia mengenal nama-Ku. Bila ia berseru kepada-Ku, Aku akan menjawab, Aku akan menyertai dia dalam kesesakan, Aku akan meluputkannya dan memuliakannya. 

FRUSTASI DATANG KETIKA KITA MENGANDALKAN SUMBER-SUMBER YANG TERBATAS DAN MENGABAIKAN TUHAN YANG TIDAK TERBATAS.‎
TUHAN tahu apa yang kita BUTUHKAN,‎
TUHAN tahu apa yang kita PERLUKAN.‎
✅TUHAN LEBIH BESAR dari kebutuhan kita,‎
✅TUHAN LEBIH BESAR dari keperluan kita,‎
✅TUHAN LEBIH BESAR dari penyakit kita,‎
✅TUHAN LEBIH BESAR dari smua masalah kita
✅TUHAN LEBIH BESAR dari masa depan kita...
PertolonganNYA TIDAK PERNAH TERLAMBAT,‎ pertolongan-Nya LEBIH CEPAT dari "kecepatan cahaya",‎
TUHAN hanya mau agar kita MEMPERCAYAKAN HIDUP KITA KEPADA KUASA-NYA

(Amsal 18:10)
Nama TUHAN adalah menara yang kuat, 
ke sanalah orang benar berlari dan ia menjadi selamat. 

(1 Tesalonika 5:9-10)
Karena Allah tidak menetapkan kita untuk ditimpa murka, 
tetapi untuk beroleh keselamatan oleh Yesus Kristus, Tuhan kita,
yg sdh mati untuk kita, spy entah kita ber jaga-jaga, entah kita tidur, 
kita hidup bersama-sama dengan Dia.

(Mazmur 62:2-3)
Hanya dekat Allah saja aku tenang, 
dari pada-Nyalah keselamatanku. 
Hanya Dialah gunung batuku dan keselamatanku, kota bentengku, aku tidak akan goyah.

KITA AKAN AMAN DI TANGAN TUHAN...
MELEKATLAH KEPADA DIA.

✝️TUHAN YESUS MEMBERKATI✝️


Komentar

Postingan populer dari blog ini

JAMINAN DALAM NAMA-NYA

  (Amsal 18:10) "Nama TUHAN adalah menara yang kuat, ke sanalah orang benar berlari dan ia menjadi selamat." Di daIam dunia yang penuh dengan kesengsaraan ini, hanya ada satu tempat perlindungan yang pasti, yaitu Allah sendiri. (Mazmur 18:31) “Berlindung” berasal dari bahasa Ibrani yang berarti “mencari perlindungan di dalam” atau “bersembunyi di dalam” atau “bersembunyi bersama”  Kata ini menunjukkan tempat persembunyian rahasia.  (Kolose 3:3) "Sebab kamu telah mati dan hidupmu tersembunyi "BERSAMA" dengan Kristus DI-DALAM Allah."  Jadi sebelum ada yang bisa menjamah kita maka ia harus  "berhadapan" dengan KRISTUS DAN ALLAH BAPA (Sebab kita berada di dalam-Nya). (1 Yohanes 5:18) "Kita tahu, bahwa setiap orang yang lahir dari Allah, tidak berbuat dosa; tetapi Dia (Kristus) yang lahir dari Allah melindunginya, dan si jahat tidak dapat menjamahnya." Ketika kita merasa sangat letih oleh semua usaha kita, ketika kita bingung ...

TERGERAK TANPA MAU BERGERAK

(Yakobus 2:26) "Sebab seperti tubuh tanpa roh adalah mati, demikian jugalah iman tanpa perbuatan-perbuatan adalah mati." " 1000 keinginan, 100 teori, 10 konsep akan kalah dengan 1 tindakan " "Jangan hidup dari Suskes masa lalu ..!" Kita terlalu banyak terbebani oleh masa lalu. Dulu saya Bos besar di kantor,  dulu saya berprestasi, dulu saya ahli ini atau ahli itu; maka jika sekarang aku mencoba belajar hal yang baru menjadi "aib". Kita terlalu gengsi untuk mau mengakui keberhasilan orang lain, sehingga kita sulit untuk mau belajar lebih lagi. Ketika kita berkekurangan secara materi, alih-alih mau belajar dari orang lain yang sudah sukses, kita justru bersembunyi di balik kata-kata "syukur nikmat", "rejeki sudah ada yang ngatur" atau berbagai kata lain yang sebenarnya intinya adalah kita malu, malas dan gengsi untuk belajar dari orang lain yang sudah sukses tersebut. (2 Korintus 10:12)   "Memang kami tidak bera...

BERGANTUNG PADA TUHAN BUKAN MANUSIA

Di dalam Alkitab Daud belajar setiap kali menghadapi masalah dia tidak gentar. Dalam kitab Mazmur 144:1, Daud berkata “Terpujilah Tuhan gunung batuku yang mengajar tanganku untuk bertempur dan jari-jariku untuk berperang” Daud itu tidak lari ketika menghadapi masalah tapi dia percaya dengan pertolongan Tuhan, dia bisa menang melawan singa dan beruang. Tahukah anda, bahwa semakin banyak masalah yang bisa kita selesaikan dan semakin besar musuh yang bisa kita kalahkan, semakin cakap kita menghadapi persoalan. Ketika menghadapi persoalan banyak orang Kristen mentalnya cengeng, pengecut dan mudah menyerah. Ketika menghadapi masalah dan tantangan mari belajar dari Daud. Perlakuan orang terhadap dia bahkan orang terdekatnya dan orangtuanya sendiri tidak membuat Daud lemah tapi sudah out dan bangkit serta menaruh kepercayaannya kepada Tuhan. Kita tidak bisa memilih siapa orang tua kita, kita tidak bisa mengendalikan bagaimana orang memperlakukan kita, kita tidak bisa pasang papan ...