Langsung ke konten utama

Warta Jemaat Maret'23

Minggu, 05 Maret 2023 No. 117/ Tahun 38/2023
"RAHASIA KERAJAAN ALLAH"
(Luk. 8:10)
"Lalu la menjawab: "Kepadamu diberi karunia untuk mengetahul RAHASIA KERAJAAN
ALLAH, tetapi kepada orang-orang lain hal itu diberitakan dalam perumpamaan, supaya
sekalipun memandang, mereka tidak melihat dan sekalipun mendengar,
mereka tidak mengerti."

     Dalam Alkitab, rahasia Kerajaan Allah ditulis sebanyak 2 kall (Markus 4:11;
Luk. 8:10). Kebenaran yang sungguh luar biasa bagi kita yang percaya pagi ini bahwa Tuhan mengaruniakan kepada kita RAHASIA KERAJAAN ALLAH. Haleluya!
Segala sesuatu bersumber pada ketetapan dan tujuan Allah. Setelah menciptakan
seluruh alam semesta dan selsinya. Allah sebagai Pencipta segala sesuatu, la yang
empunya segala sesuatu, la juga berdaulat penuh untuk memerintah alam semesta dan seisinya baik yang kelihatan maupun yang tak terlihat oleh mata (1 Taw. 29:11,
Maz. 115:3). Hal Kerajaan Allah atau Kerajaan Sorga adalah topik yang sangat menarik untuk dipelajari, digali bahkan kita hidupi dan cicipi di dunia ini dan secara sempurna di kekekalan nanti. 
Ada macam-macam kerajaan:
1. Kerajaan dunia (ada 20 Kerajaan di Indonesia di masa silam dan 28 Kerajaan serta kekaisaran di dunia yang masih eksis sampai sekarang)
2 Kerajaan Kegelapan (Iblis dan kawan-kawannya)
3. Kerajaan Allah (Kerajaan Terang)

Kita bersyukur kepada Allah karena Allah telah melepaskan kita dari kuasa
kegelapan dan memindahkan kita ke dalam Kerajaan anak-Nya yang kekasih; di dalam Dia kita memiliki penebusan kita, yaitu pengampunan dosa (Kol. 1:13-14).
Apa itu KERAJAAN ALLAH?
1. KERAJAAN Allah dalam Perjanjian Lama
Von Rad menjelaskan Istilah Kerajaan Allah (Malkuth Yahwe) artinya Tuhan hadir atau God is present sama artinya dengan "Kerajaan Sorga" (Malkuth Samayim) atau Allah adalah Raja. Kerajaan Allah adalah tema inti dari seluruh Kitab Perjanjian Lama.
Dave Hagelberg berkata: "Walaupun ungkapan Kerajaan Allah tidak muncul dalam
Perjanjian Lama tetapi cukup banyak nats Alkitab yang menegaskan bahwa Allah
bertahta, bahwa Allah adalah Raja, Dia berdaulat secara universal/umum (Kel. 15:18, Maz. 93:1-3 dan Maz. 103:19). Allah selalu diagungkan sebagai Raja yang memerintah atas seluruh bumi dan ciptaan-Nya dengan segala kemuliaan, kekuasaan dan kebesaran-Nya (Maz. 145:11; 103:19). Kerajaan Allah juga melalui janji-janji-Nya di
antaranya kepada Abraham, menjadikannya berkat bagi segala bangsa dan kepada
Daud Allah berjanji bahwa dari keturunannyalah yang akan memerintah Kerajaan itu untuk selama-lamanya (2 Sam. 7:15-16, 1 Taw. 17:14). Kerajaan Allah menjadi inti pemberitaan nubuatan/pesan Tuhan oleh para nabl Perjanjian Lama.

2. KERAJAAN Allah dalam Perjanjian Baru
Istilah khas Yahudi tentang Kerajaan Allah adalah Baslleian tou Theou yang sama
artinya dengan Kerajaan Sorga (Basilela ton ouranon) di dalam Kitab Matius sebagai ungkapan rasa hormat dengan tidak menyebut nama Allah secara langsung. Dalam Perjanjian Baru, Kerajaan Allah juga menjadi tema inti pengajaran Tuhan Yesus dan para rasul (Mat. 3:5, Luk. 3:7, 10). Tuhan Yesus mengajarkan Juga bahwa Kerajaan Sorga sudah dekat, Kerajaan Sorga ada di antaramu, dan Kerajaan Allah ada di dalam dirimu
(2 Pet. 1:11, 5-7, 10). Jadi Kerajaan Allah adalah pemerintahan Allah yang kekal dan
berdaulat atas alam semesta. Kerajaan Allah bersifat universal/umum, kekal dan tidak tergoncangkan (Ibr. 12:28). Apa yang harus kita lakukan?
*Ijinkan Allah memerintah atas hidup kita,
*mari tunduk dan hormat kepada otoritas-Nya.
*Beribadahlah kepada Tuhan dengan cara yang berkenan kepada-Nya
*Beribadahlah kepada Tuhan dengan hormat dan takut akan Dia
*Beribadahlah kepada Tuhan dengan mengucap syukur

     Untuk mengerti rahasia Kerajaan Allah kita perlu karunia dari Allah. Contoh:
Perumpamaan tentang seorang penabur (Mat. 13:1-13). Berbahagialah kita yang dapat melihat, mendengar dan mengerti rahasia Kerajaan Allah.
Bagaimana caranya untuk dapat masuk KERAJAAN Allah?
# Bertobatlah (Mat. 4:17)
# Rendahkan diri di bawah kaki Tuhan (Mat. 18:3-5)
# Lakukanlah kehendak Allah (Mat. 7:21)
# Lebih mencintai harta sorgawi (segala sesuatu yang berdampak kekekalan) dari pada harta duniawi (Mat. 19:24)
# Rela menderita untuk melakukan kehendak Allah (Mat. 5:10)

Selamat menikmati berkat Kerajaan Allah

Komentar

Postingan populer dari blog ini

JAMINAN DALAM NAMA-NYA

  (Amsal 18:10) "Nama TUHAN adalah menara yang kuat, ke sanalah orang benar berlari dan ia menjadi selamat." Di daIam dunia yang penuh dengan kesengsaraan ini, hanya ada satu tempat perlindungan yang pasti, yaitu Allah sendiri. (Mazmur 18:31) “Berlindung” berasal dari bahasa Ibrani yang berarti “mencari perlindungan di dalam” atau “bersembunyi di dalam” atau “bersembunyi bersama”  Kata ini menunjukkan tempat persembunyian rahasia.  (Kolose 3:3) "Sebab kamu telah mati dan hidupmu tersembunyi "BERSAMA" dengan Kristus DI-DALAM Allah."  Jadi sebelum ada yang bisa menjamah kita maka ia harus  "berhadapan" dengan KRISTUS DAN ALLAH BAPA (Sebab kita berada di dalam-Nya). (1 Yohanes 5:18) "Kita tahu, bahwa setiap orang yang lahir dari Allah, tidak berbuat dosa; tetapi Dia (Kristus) yang lahir dari Allah melindunginya, dan si jahat tidak dapat menjamahnya." Ketika kita merasa sangat letih oleh semua usaha kita, ketika kita bingung ...

TERGERAK TANPA MAU BERGERAK

(Yakobus 2:26) "Sebab seperti tubuh tanpa roh adalah mati, demikian jugalah iman tanpa perbuatan-perbuatan adalah mati." " 1000 keinginan, 100 teori, 10 konsep akan kalah dengan 1 tindakan " "Jangan hidup dari Suskes masa lalu ..!" Kita terlalu banyak terbebani oleh masa lalu. Dulu saya Bos besar di kantor,  dulu saya berprestasi, dulu saya ahli ini atau ahli itu; maka jika sekarang aku mencoba belajar hal yang baru menjadi "aib". Kita terlalu gengsi untuk mau mengakui keberhasilan orang lain, sehingga kita sulit untuk mau belajar lebih lagi. Ketika kita berkekurangan secara materi, alih-alih mau belajar dari orang lain yang sudah sukses, kita justru bersembunyi di balik kata-kata "syukur nikmat", "rejeki sudah ada yang ngatur" atau berbagai kata lain yang sebenarnya intinya adalah kita malu, malas dan gengsi untuk belajar dari orang lain yang sudah sukses tersebut. (2 Korintus 10:12)   "Memang kami tidak bera...

BERGANTUNG PADA TUHAN BUKAN MANUSIA

Di dalam Alkitab Daud belajar setiap kali menghadapi masalah dia tidak gentar. Dalam kitab Mazmur 144:1, Daud berkata “Terpujilah Tuhan gunung batuku yang mengajar tanganku untuk bertempur dan jari-jariku untuk berperang” Daud itu tidak lari ketika menghadapi masalah tapi dia percaya dengan pertolongan Tuhan, dia bisa menang melawan singa dan beruang. Tahukah anda, bahwa semakin banyak masalah yang bisa kita selesaikan dan semakin besar musuh yang bisa kita kalahkan, semakin cakap kita menghadapi persoalan. Ketika menghadapi persoalan banyak orang Kristen mentalnya cengeng, pengecut dan mudah menyerah. Ketika menghadapi masalah dan tantangan mari belajar dari Daud. Perlakuan orang terhadap dia bahkan orang terdekatnya dan orangtuanya sendiri tidak membuat Daud lemah tapi sudah out dan bangkit serta menaruh kepercayaannya kepada Tuhan. Kita tidak bisa memilih siapa orang tua kita, kita tidak bisa mengendalikan bagaimana orang memperlakukan kita, kita tidak bisa pasang papan ...