Langsung ke konten utama

PEKERJAAN ROH KUDUS DALAM KEHIDUPAN ORANG PERCAYA

Apasajakah pekerjaan Roh Kudus dalam kehidupan orang percaya?

Pekerjaan Roh Kudus Dalam Kehidupan Orang Percaya

1. Menginsafkan Dunia Akan Dosa

Roh Kudus yang bekerja dalam diri seseorang, menginsafkannya, menegurnya dan menyadarkan akan dosa-dosanya, sehingga ia bertobat dan menyambut Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamatnya; dan dilahirkan baru. 

      Tidak seorang manusia pun yang dapat datang dan percaya kepada Yesus bila Roh Kudus tidak terlebih dahulu berkarya dalam dirinya. (Yoh 3:3,5-6) Tuhan Yesus berkata: “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya jika seseorang tidak dilahirkan kembali, ia tidak dapat melihat Kerajaan Allah… Aku berkata kepadamu, sesungguhnya jika seseorang tidak dilahirkan dari air dan Roh ia tidak dapat masuk ke dalam Kerajaan Allah. Apa yang dilahirkan dari daging, adalah daging, dan apa yang dilahirkan dari Roh adalah Roh”. 

2. Memimpin Kepada Kebenaran

Tanpa tuntunan Roh Kudus, tidak ada seorang pun yang dapat memahami setiap kata yang ada dalam Alkitab.
           √ Hanya Roh Kudus yang dapat membuka hati manusia untuk dapat mengerti tentang kebenaran Firman Allah. Tuhan Yesus sendiri mengatakan: (Yoh 14:16-17a “Aku akan meminta kepada Bapa, dan Ia akan memberikan kepadamu seorang penolong yang lain, supaya Ia menyertai kamu selama-lamanya, yaitu Roh Kebenaran” ).

3. Memimpin Kepada Hidup Dalam Ketaatan Dan Kekudusan

Roh Kudus yang tinggal dalam kehidupan kita, akan terus berkarya untuk membimbing agar kitatetap dalam kekudusan. 
          √ Untuk dapat hidup dalam ketaatan dan kekudusan, Roh Kudus dapat menegur setiap orang percaya yang mulai menyimpang dari kebenaran, agar segera kembali ke jalan Tuhan.
         √ Di saat kita disadarkan oleh Roh Kudus akan kesalahan yg kita perbuat, itu bukan satu penghakiman, tetapi karya Roh Kudus dalam hidup kita agar terus berjalan pada kehendak Tuhan. 

Alkitab menyatakan bahwa teguran ilahi adalah tanda kasih Bapa kepada anak-anak-Nya. (Ibrani 12:5 )             
       √ Setiap kita orang percaya harus selalu membuka diri bila Roh Kudus menegur kita; berilah respon yang benar sehingga hidup kita semakin berkenan di hadapan Allah.

4. Menuntun Yang Terhilang Untuk Kembali Ke Jalan Yang Benar

Dalam Perjanjian Lama berulang kali Roh Tuhan memperingatkan umat-Nya saat mereka menyimpang untuk kembali ke jalan yang benar. Bahkan saat Adam dan Hawa memberontak kepada Allah, Ia sendiri datang untuk mencari, memanggil. (Kejadian 3:9 "Tetapi Tuhan Allah memanggil manusia itu dan berfirman kepadaNya: “Dimanakah engkau?"). 
        √ Allah yang sama terus melakukan hal tersebut sampai hari ini. memanggil dan menuntun orang-orang yg tersesat untuk kembali ke Padanya.  

Perumpamaan tentang anak yang hilang di Perjanjian Baru (Lukas 15:11-24) baca dirumah. 

        Roh Kudus dapat bekerja dalam diri orang yang BELUM percaya dan juga orang PERCAYA. Bagi yang belum percaya, Roh Kudus MENYADARKAN akan karya Kristus sehingga sadar bahwa dirinya adalah orang berdosa, lalu ia membuka hati dan menerima Yesus sebagai Juruselamatnya. Bagi orang yang percaya, Roh Kudus MEMIMPIN kepada kebenaran, memimpin agar orang percaya hidup dalam ketaatan dan kekudusan sesuai dengan Firman Allah. Juga menuntun mereka yang telah MENYIMPANG, ataupun yang telah hilang untuk kembali ke jalan yang benar. Mari bp/ibu buka hati biarkan RK melakukan pekerjaan NYa dlm kehidupan kita. TYM. Amen.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

JAMINAN DALAM NAMA-NYA

  (Amsal 18:10) "Nama TUHAN adalah menara yang kuat, ke sanalah orang benar berlari dan ia menjadi selamat." Di daIam dunia yang penuh dengan kesengsaraan ini, hanya ada satu tempat perlindungan yang pasti, yaitu Allah sendiri. (Mazmur 18:31) “Berlindung” berasal dari bahasa Ibrani yang berarti “mencari perlindungan di dalam” atau “bersembunyi di dalam” atau “bersembunyi bersama”  Kata ini menunjukkan tempat persembunyian rahasia.  (Kolose 3:3) "Sebab kamu telah mati dan hidupmu tersembunyi "BERSAMA" dengan Kristus DI-DALAM Allah."  Jadi sebelum ada yang bisa menjamah kita maka ia harus  "berhadapan" dengan KRISTUS DAN ALLAH BAPA (Sebab kita berada di dalam-Nya). (1 Yohanes 5:18) "Kita tahu, bahwa setiap orang yang lahir dari Allah, tidak berbuat dosa; tetapi Dia (Kristus) yang lahir dari Allah melindunginya, dan si jahat tidak dapat menjamahnya." Ketika kita merasa sangat letih oleh semua usaha kita, ketika kita bingung ...

TERGERAK TANPA MAU BERGERAK

(Yakobus 2:26) "Sebab seperti tubuh tanpa roh adalah mati, demikian jugalah iman tanpa perbuatan-perbuatan adalah mati." " 1000 keinginan, 100 teori, 10 konsep akan kalah dengan 1 tindakan " "Jangan hidup dari Suskes masa lalu ..!" Kita terlalu banyak terbebani oleh masa lalu. Dulu saya Bos besar di kantor,  dulu saya berprestasi, dulu saya ahli ini atau ahli itu; maka jika sekarang aku mencoba belajar hal yang baru menjadi "aib". Kita terlalu gengsi untuk mau mengakui keberhasilan orang lain, sehingga kita sulit untuk mau belajar lebih lagi. Ketika kita berkekurangan secara materi, alih-alih mau belajar dari orang lain yang sudah sukses, kita justru bersembunyi di balik kata-kata "syukur nikmat", "rejeki sudah ada yang ngatur" atau berbagai kata lain yang sebenarnya intinya adalah kita malu, malas dan gengsi untuk belajar dari orang lain yang sudah sukses tersebut. (2 Korintus 10:12)   "Memang kami tidak bera...

BERGANTUNG PADA TUHAN BUKAN MANUSIA

Di dalam Alkitab Daud belajar setiap kali menghadapi masalah dia tidak gentar. Dalam kitab Mazmur 144:1, Daud berkata “Terpujilah Tuhan gunung batuku yang mengajar tanganku untuk bertempur dan jari-jariku untuk berperang” Daud itu tidak lari ketika menghadapi masalah tapi dia percaya dengan pertolongan Tuhan, dia bisa menang melawan singa dan beruang. Tahukah anda, bahwa semakin banyak masalah yang bisa kita selesaikan dan semakin besar musuh yang bisa kita kalahkan, semakin cakap kita menghadapi persoalan. Ketika menghadapi persoalan banyak orang Kristen mentalnya cengeng, pengecut dan mudah menyerah. Ketika menghadapi masalah dan tantangan mari belajar dari Daud. Perlakuan orang terhadap dia bahkan orang terdekatnya dan orangtuanya sendiri tidak membuat Daud lemah tapi sudah out dan bangkit serta menaruh kepercayaannya kepada Tuhan. Kita tidak bisa memilih siapa orang tua kita, kita tidak bisa mengendalikan bagaimana orang memperlakukan kita, kita tidak bisa pasang papan ...