Langsung ke konten utama

TANDA KEHADIRAN ALLAH

Kita tahu bahwa kita sudah berpindah dari dalam maut ke dalam hidup, yaitu karena kita mengasihi saudara seiman kita. Siapa yang tidak mengasihi, ia tetap di dalam maut. (1 Yohanes 3:14)

Tetangga kami, tahu persis tanda kami ada di rumah. Sepeda motor terparkir di depan, dan lampu teras menyala di malam hari. Kita bisa tahu tanda-tanda kehadiran seseorang karena hafal kebiasaannya. Kita juga BISA TAHU KEHADIRAN ALLAH, karena ADA BANYAK TANDANYA. Contoh, langit menceritakan kemuliaan Tuhan.

Lalu, APA tanda KEHADIRAN ALLAH dalam hidup orang Kristen? KASIH KEPADA SESAMA. Kita boleh dengan lantang berkata aku Kristen. Aku percaya Yesus. Mungkin kita hafal banyak Firman Tuhan, kita bisa dengan sangat fasih mengajar orang tentang kebenaran Firman Tuhan. Tapi kalau kita tidak hidup di dalam kasih, sebetulnya kita menolak Tuhan hadir dalam hidup kita. 

MARILAH KITA MENGASIHI DENGAN PERBUATAN dan dalam KEBENARAN, bukan hanya SEKADAR BICARA (ay. 18). 

SERIBU PERKATAAN KITA TENTANG KASIH TUHAN , tidak akan membuat orang MERASAKAN KEHADIRAN ALLAH dalam hidup kita, KALAU KITA TIDAK MENGASIHI mereka. Contoh, tahu tetangga menderita kekurangan, kita berlagak tidak tahu atau tidak mau tahu, dan ada banyak lagi contohnya.

MENGASIHI SESAMA BUKANLAH PILIHAN, melainkan KEHARUSAN bagi kita yang mengakui Yesus adalah Tuhan dan Juru Selamat kita. KASIH KITA kepada sesama adalah TANDA YESUS HADIR dan TINGGAL dalam HIDUP kita
Barang siapa tidak mengasihi, ia tetap hidup dalam maut (ay. 14). 

MARI ...
EKSPRESIKAN KASIH KRISTUS kepada orang-orang sekitar MELALUI PERBUATAN kita kepada mereka. 

KASIH KITA KEPADA SESAMA ADALAH
TANDA YESUS HADIR DAN TINGGAL DALAM HIDUP KITA.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

JAMINAN DALAM NAMA-NYA

  (Amsal 18:10) "Nama TUHAN adalah menara yang kuat, ke sanalah orang benar berlari dan ia menjadi selamat." Di daIam dunia yang penuh dengan kesengsaraan ini, hanya ada satu tempat perlindungan yang pasti, yaitu Allah sendiri. (Mazmur 18:31) “Berlindung” berasal dari bahasa Ibrani yang berarti “mencari perlindungan di dalam” atau “bersembunyi di dalam” atau “bersembunyi bersama”  Kata ini menunjukkan tempat persembunyian rahasia.  (Kolose 3:3) "Sebab kamu telah mati dan hidupmu tersembunyi "BERSAMA" dengan Kristus DI-DALAM Allah."  Jadi sebelum ada yang bisa menjamah kita maka ia harus  "berhadapan" dengan KRISTUS DAN ALLAH BAPA (Sebab kita berada di dalam-Nya). (1 Yohanes 5:18) "Kita tahu, bahwa setiap orang yang lahir dari Allah, tidak berbuat dosa; tetapi Dia (Kristus) yang lahir dari Allah melindunginya, dan si jahat tidak dapat menjamahnya." Ketika kita merasa sangat letih oleh semua usaha kita, ketika kita bingung ...

TINGKATAN HIDUP

Menjadi "BAIK" - "BERKENAN" dan " SEMPURNA" (Roma 12:2) "Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu, sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah : apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna." Saat menjalani kehidupan ini, kembangkanlah terus sikap untuk menjadi lebih BAIK . Selanjutnya menjadi BERKENAN , dan akhirnya jadi SEMPURNA.  Jangan puas hanya sampai menjadi orang baik saja. Membuat perbedaan yang kecil dalam tindakan akan menghasilkan perbedaan yang besar dalam hasil yang diperoleh. Namun semuanya itu harus dimulai dari yang kecil dahulu. "Barang siapa setia dalam perkara-perkara kecil, ia setia juga dalam perkara-perkara besar." Sekecil apapun perubahan yang kita lakukan asalkan ke arah yang lebih baik akan membuat hidup kita menjadi lebih baik.  Dengan melakukan perubahan kecil secara rutin dan dengan usaha yang tulus akan membuat sebuah pe...

TERGERAK TANPA MAU BERGERAK

(Yakobus 2:26) "Sebab seperti tubuh tanpa roh adalah mati, demikian jugalah iman tanpa perbuatan-perbuatan adalah mati." " 1000 keinginan, 100 teori, 10 konsep akan kalah dengan 1 tindakan " "Jangan hidup dari Suskes masa lalu ..!" Kita terlalu banyak terbebani oleh masa lalu. Dulu saya Bos besar di kantor,  dulu saya berprestasi, dulu saya ahli ini atau ahli itu; maka jika sekarang aku mencoba belajar hal yang baru menjadi "aib". Kita terlalu gengsi untuk mau mengakui keberhasilan orang lain, sehingga kita sulit untuk mau belajar lebih lagi. Ketika kita berkekurangan secara materi, alih-alih mau belajar dari orang lain yang sudah sukses, kita justru bersembunyi di balik kata-kata "syukur nikmat", "rejeki sudah ada yang ngatur" atau berbagai kata lain yang sebenarnya intinya adalah kita malu, malas dan gengsi untuk belajar dari orang lain yang sudah sukses tersebut. (2 Korintus 10:12)   "Memang kami tidak bera...