(Amsal 14:17) "Siapa lekas naik darah, berlaku bodoh, tetapi orang yang bijaksana, bersabar." Bila kita berbicara tentang KESABARAN, itu tidak lepas dari reaksi kita terhadap satu hal, ketika seseorang di tegur atau di kritik, kebanyakan orang akan langsung bereaksi, marah, kecewa, kesal, namun orang yang SABAR, akan memilih "diam". Mungkin saja ia juga merasakan kekesalan yang sama, tapi bedanya ia tidak melampiaskan emosinya pada saat itu juga; ia memutuskan tetap menggunakan akal sehatnya, ia tetap Berpikir Positif, dan melihat kritik sebagai Hal yang Membangun; dan hasilnya pasti akan jauh berbeda dari sikap yang pertama. KESABARAN bukan berarti tidak berbuat sesuatu, namun menunggu saat yang tepat untuk bertindak, dengan prinsip yang benar dan dengan cara yang benar, dalam berhubungan dengan banyak pihak, KESABARAN mutlak kita miliki Alasannya : Karena Kesabaran itu adalah bagian dari Buah Roh, bukan karya kita melainkan oleh Karya Roh...